Membuat abstrak dari sebuah penelitian dapat dibilang mudah dan dapat juga dibilang sulit. Mudah karena abstrak telah memiliki ketentuan khusus dalam penyusunannya. Sulit karena dengan jumlah kata terbatas harus dapat menyampaikan “inti” dari sebuah penelitian.

Abstrak berfungsi sebagai “filter” pembaca apakah jurnal/ tesis/ naskah publikasi tersebut sesuai dengan kebutuhannya atau tidak. Meskipun ternyata naskah publikasi bukanlah yang dibutuhkan, tetapi ketika penelitian tersebut menarik, kemungkinan besar pembaca akan mengunduh/ membacanya. Tidak jarang dosen pembimbing/ dosen penguji/ reviewer akan mencari tahu garis besar sebuah penelitian dengan melihat abstraknya.

Abstrak yang baik mampu menyampaikan secara runut, ringkas, namun juga lengkap mengenai gambaran utuh penelitian. Nah, penting banget kan ya fungsi abstrak? Oleh karenanya abstrak harus dibuat seefektif mungkin.

Tips membuat abstrak dengan mudah

Pertama, perhatikan ketentuan jumlah kata. Biasanya abstrak terdiri atas 100 s.d 800 kata, bergantung pada jenis naskah. Abstrak skripsi dan tesis bisa mencapai 800 kata maksimal, sedangkan abstrak jurnal biasanya 100 s.d 300 kata.

Setelah mengetahui target maksimal jumlah kata, selanjutnya membuat alokasi sejumlah kerangka abstrak. Apa saja?
Yuk, bikin simulasinya! Sebagai contoh, abstrak jurnal dengan batas maksimal 300 kata.

Latar belakang, berisi hal paling mendasar mengapa penelitian ini penting dilakukan, sebanyak 2-3 kalimat;

Tujuan penelitian, berisi tujuan utama penelitian, sebanyak 1 kalimat.

Metode Penelitian
Jenis penelitian: Kuantitatif/Kualitatif/Mix Methods (1 kalimat)
Populasi dan sampel: Batasan populasi dan teknik penarikan sampel (1 kalimat)
Teknik pengambilan data: observasi/survei/literatur review/eksperimen; dan instrumen yang digunakan jika ada (2 kalimat)

Hasil penelitian: temuan studi sesuai jumlah sasaran penelitian (jika ada) dan kesimpulan (sebanyak jumlah kata yang tersisa)

Keywords: diambil dari naskah abstrak, bukan dari keseluruhan penelitian (4-5 kata)

Jika jumlah kata masih terlalu banyak, bagian yang bisa dikurangi sebaiknya pada bagian pendahuluan, antara latar belakang dan metode penelitian. Karena jenis penelitian sangat beragam, mungkin saja kamu membutuhkan pendekatan lain dalam penyusunan abstrak. Kamu dapat mencari referensi lain, tetapi garis besarnya akan sama dengan simulasi di atas.

Selain kerangka, ketepatan penulisan kata dan kalimat juga penting

Setelah naskah abstrak selesai dengan jumlah kata tidak melebihi ketentuan, kamu bisa membaca ulang abstrak untuk mengecek apakah abstrak sudah menjelaskan isi naskahmu. Naskah harus bebas dari typo dan segala bentuk kesalahan tata bahasa, baik bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris.

Jika kamu tidak yakin dengan hasilnya, kamu bisa bantuan profesional untuk melakukan pengecekan tata bahasa dan memastikan naskahmu mudah dipahami. Kamu bisa menggunakan jasa proofreading bahasa Indonesia. Jika akan disubmit menggunakan bahasa Inggris, kamu bisa menerjemahkannya ke translator jurnal profesional. Biasanya kamu dapat memperoleh document of accuracy atau certificate of document translation sebagai bukti bahwa naskah diterjemahkan dengan baik oleh translator profesional.

Penerjemah Jakarta dapat membantumu menyediakan layanan proofreading bahasa Indonesia, proofreading bahasa Inggris maupun terjemah naskah, yang dilengkapi dengan document of accuracy.

 

Penerjemah Jakarta

PT. Inspirasi Citra Multi Jasa
Per. Wahana Pondok Gede T8 No. 12A Bekasi
Phone: 021-28678486
WhatsApp: 08122712110
Email: cs@penerjemahjakarta.com
Website: penerjemahjakarta.com
IG: @penerjemah_jakarta
FB Fanspage: Penerjemah Jakarta
Google business: Penerjemah Jakarta

2021-09-02T05:26:27+07:00
Go to Top