Apa Bedanya Interpreter dan Translator? Ini Penjelasannya

Bayangkan Anda sedang menghadiri konferensi internasional di sebuah hotel mewah. Para peserta mengenakan headset dan menyimak terjemahan presentasi melalui receiver. Banyak yang mengira suara di headset berasal dari seorang translator. Namun, sebenarnya, yang bekerja adalah seorang interpreter. Kesalahan persepsi ini sangat umum. Faktanya, interpreter dan translator adalah dua profesi dengan perbedaan yang sangat mendasar. Hayooo, siapa yang masih suka salah sebut untuk 2 istilah ini? Yuk kita bahas sama-sama!
Interpreter dan Translator: Definisi dan Perbedaan Utama
Interpreter bertugas menerjemahkan bahasa lisan (spoken language). Sebaliknya, translator berfokus pada bahasa tulisan (written language). Dengan demikian, hasil kerja interpreter adalah ucapan yang langsung disampaikan. Sementara itu, hasil kerja translator adalah tulisan, seperti buku, kontrak, atau artikel.
Jadi, terjemahan lisan yang Anda dengar di acara-acara resmi, seperti konferensi atau pertemuan bisnis, selalu ditangani oleh seorang interpreter, bukan translator. Perbedaan media ini (lisan vs. tulisan) menjadi akar dari seluruh perbedaan dalam skill, teknik kerja, dan kualifikasi yang dibutuhkan.
Interpreter dan translator sendiri ada beberapa macam jenis loh! Kali ini kita akan bahas masing-masing 2 jenis dari profesi tersebut yang sering dipakai dan ditemui dalam kehidupan sehari-hari.
Dua Jenis Interpreter: Simultan dan Konsekutif
Interpreter lisan terbagi menjadi dua jenis utama:
1. Interpreter Simultan
Bekerja secara real-time. Ia menerjemahkan pembicaraan hampir bersamaan dengan saat pembicara berbicara. Interpreter jenis ini biasanya bekerja di dalam booth kedap suara dan menggunakan peralatan khusus. Pendengar menerima terjemahan melalui receiver-headset sementara interpreter mengirimkan terjemahannya melalui transmitter
2. Interpreter Konsekutif
Bekerja dengan jeda. Pembicara akan berbicara beberapa kalimat, lalu berhenti sejenak untuk memberikan waktu bagi interpreter menerjemahkannya. Interpreter jenis ini biasanya berdiri di samping pembicara dan tidak memerlukan booth.
Dua Jenis Translator: Biasa dan Tersumpah
Dalam dunia penerjemahan tertulis, terdapat dua kategori translator yang perlu Anda ketahui:
1. Translator Biasa
Seorang translator biasa menguasai teknik penerjemahan dokumen umum. Mereka biasanya memiliki Sertifikat Kompetensi dari BNSP atau lembaga pelatihan seperti HPI (Himpunan Penerjemah Indonesia). Namun, hasil terjemahannya hanya berlaku untuk keperluan non-formal. Contohnya adalah menerjemahkan artikel, blog, atau materi promosi.
2. Translator Tersumpah
Berbeda dengan translator biasa, translator tersumpah memiliki kualifikasi khusus. Mereka harus memiliki Sertifikat Kompetensi dari BNSP dan Surat Keputusan (SK) dari Kementerian Hukum dan HAM (AHU). Hasil terjemahan mereka disertai stempel sah dan tanda tangan resmi. Dokumen yang diterjemahkan memiliki kekuatan hukum. Contohnya adalah akta kelahiran, ijazah, dan kontrak bisnis.
Sudah Tahu Beda Interpreter dan Translator? Jangan Sampai Salah Request ke Admin!
Kini Anda telah memahami perbedaan mendasar antara jasa interpreter dan translator, jadi jangan sampai salah request ke Admin ya!
-
✅ Interpreter (Simultan & Konsekutif) untuk event & meeting.
-
✅ Translator biasa untuk dokumen umum & pribadi.
-
✅ Translator tersumpah untuk dokumen resmi & hukum.
Leave A Comment